Diberdayakan oleh Blogger.
RSS


Perbedaan dari TCP dan UDP
TCP (Transmission Control Protocol) merupakan protokol yang bersifat connection-oriented, artinya komunikasi yang melewatinya membutuhkan handshaking untuk mengatur koneksi end-to-end. Koneksi dapat dibuat dari client ke server, dan kemudian banyak data dapat dikirimkan melalui koneksi itu.
UDP (Unit Datagram Protocol) merupakan protocol connectionless message-based yang lebih sederhana. Pada protokol yang sederhana ini, tidak ada usaha yang dibuat untuk koneksi end-to-end. Komunikasi dicapai dengan mengirimkan informasi satu arah, dari source ke destination tanpa adanya pengecekan apakah tujuan masih ada, atau apakah koneksi disiapkan untuk menerima informasi.
Perbedaan protokol UDP dan TCP
·         jika pada TCP adalah sebuah konesksi berorientasi protokol yang dapat diandalkan dan menawarkan transfer data ke komputer lain terbebas dari kesalahan, digunakan bersama dengan Internet Protocol (IP) untuk mentransfer data dalam bentuk paket antara komputer melalui Internet, Receive Window, field yang digunakan oleh penerima untuk memberitahukan pengirim seberapa banyak ruang tersedia dalam buffer penerima.
·         Sebaliknya protokol UDP adalah sebuah connectionless yang tidak memiliki keandalan, windowing,dan tidak adanya fungsi jika data diterima dengan benar. UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Namun bedanya terletak pada transport protocol yang digunakan, yaitu protokol UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, namun diizinkann. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan value yang sama untuk nomor port UDP dan TCP
·         Sequence Number Field (Urutan nomor Bidang 32-bit sequence number dan 32-bit acknowledgment number field) digunakan oleh TCP dalam pengirim dan penerima dalam menerapkan layanan transfer data yang dapat diandalkan.
·          UDP mempunyai keuntungan dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement.
·         Kekurangan TCP dibanding UDP yaitu TCP menggunakan byte tambahan yang lebih banyak dibanding UDP sehingga boleh dikatakan Kelebihan yang dimiliki UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, protokol UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini artinya, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat.
*      Ciri-ciri dari TCP adalah:
-          Terpercaya
Didalam TCP banyak cara untuk mengirimkan pesan atau data yang dibuat dengan terpercaya. Karena TCP mengatur pesan acknoweledegment, retransmission, dan timeout. Apabila dalam pengiriman ada yang hilang maka server akan meminta kembali pada bagian yang hilang sehingga didalam TCP tidak terdapat data yang hilang.

 -          Terurut
Didalam pengiriman selama koneksi, satu demi satu pesan yang pertama kali akan sampai di aplikasi penerima pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP akan menahan data selanjutnya sampai data yang baru datang dapat di urutkan kembali dan dikirimkan ke aplikasi penerima.

 -          Heavyweight
TCP meminta tiga paket hanya untuk mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirimkan. Ini mengatur koneksi, reliability, dan congestion control.

 -          Streaming
Data dalam TCP dibaca sebagai “stream”, dengan tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lain dimulai.






*      Ciri-ciri UDP adalah:
-          Tidak terpercaya
Pada saat pengiriman pesan atau data, tidak dapat diketahui apakah pesan ersebut akan sampai tujuan dan dalam konsisi apa atau bisa saja hilang. Karena dalam UDP tidak ada konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout.
-          Tidak terurut
Apabila terdapat pesan yang dikirimkan lebih dari satu yang dikirimkan kepada penerima yang sama maka urutan sampainya pesan pada penerima tidak dapat diprediksi. 
-          Lightweight
Pada UDP tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll. 

-          Datagrams
Pesan data atau paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh apabila sudah sampai.


Ciri-ciri dari TCP adalah:
-          Terpercaya
Didalam TCP banyak cara untuk mengirimkan pesan atau data yang dibuat dengan terpercaya. Karena TCP mengatur pesan acknoweledegment, retransmission, dan timeout. Apabila dalam pengiriman ada yang hilang maka server akan meminta kembali pada bagian yang hilang sehingga didalam TCP tidak terdapat data yang hilang.

-          Terurut
Didalam pengiriman selama koneksi, satu demi satu pesan yang pertama kali akan sampai di aplikasi penerima pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP akan menahan data selanjutnya sampai data yang baru datang dapat di urutkan kembali dan dikirimkan ke aplikasi penerima.

-          Heavyweight
TCP meminta tiga paket hanya untuk mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirimkan. Ini mengatur koneksi, reliability, dan congestion control.

-          Streaming
Data dalam TCP dibaca sebagai “stream”, dengan tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lain dimulai.

Ciri-ciri UDP adalah:
-          Tidak terpercaya
Pada saat pengiriman pesan atau data, tidak dapat diketahui apakah pesan ersebut akan sampai tujuan dan dalam konsisi apa atau bisa saja hilang. Karena dalam UDP tidak ada konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout.

-          Tidak terurut
Apabila terdapat pesan yang dikirimkan lebih dari satu yang dikirimkan kepada penerima yang sama maka urutan sampainya pesan pada penerima tidak dapat diprediksi.

-          Lightweight
Pada UDP tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll.

-          Datagrams
Pesan data atau paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh apabila sudah sampai.

GAMBAR








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar